TUGAS PENGANTAR ILMU BISNIS
BUSINESS PLANNING
RENCANA BISNIS
“ NUGGET SEHAT”
Disusun Oleh :
MULYA WINDARI
BA-16-1-1
Politeknik LP3i
Kramat Raya
Jakarta Pusat
2016
BAB I
PENDAHULUAN
A. Identifikasi Peluang Bisnis
Dewasa ini, bisnis kuliner menjadi salah
satu bentuk bisnis yang menjanjikan. Berbagai macam jenis makanan bermunculan
dengan ragam kreatifitas yang menarik. Makanan biasa dikreasikan menjadi
makanan yang memiliki cita rasa dan nilai jual tinggi. Salah satu makanan biasa
yang sering kita temui adalah tahu dengan kandungan protein yang tinggi. Namun,
masyarakat mulai jenuh dengan bentuk dan rasa tahu yang biasa-biasa saja, tidak
adanya inovasi.
Untuk itu, diperlukan inovasi baru dalam
mengolah tahu tersebut sehingga penyajian tahu tidak monoton. Kami mencoba
mengkreasikan tahu tersebut dengan mengolah tahu menjadi nugget yang sehat,
bergizi, serta bentuk yang mampu mengundang selera. Kelebihan nugget yang kami
buat adalah bentuk yang bervariasi terdiri dari tiga bentuk yaitu, bulat, hati,
bintang dan rasa tahu yang unik dikemas dalam bentuk nugget.
B. Penjelasan Produk
Cara membuat produk kami tidak berbeda
jauh dengan membuat nugget pada umumnya, yaitu dengan langkah-langkah berikut
ini:
1. Campur daging ayam
cincang dengan susu cair, telur, tepung sagu, tepung maizena, bawang merah,
bawang putih, garam, merica, gula pasir, kaldu bubuk, dan margarine. Diaduk
hingga rata.
2. Siapkan Loyang atau
pinggan tahan panas, olesi minyak goreng. Kukus adonan selama 20 menit hingga
matang, angkat dan diinginkan.
3. Setelah dingin, masukkan
adonan ke kocokan telur, lalu lumuri adonan ke tepung panir, disimpan dalam
lemari pendingin selama 2 jam/beku.
4. Panaskan minyak dan
goreng hingga kecokletan, angkat.
5. Sajikan panas dengan saus.
C. Latar Belakang Bisnis
Alasan kami menawarkan produk ini adalah
karena saat ini semakin banyak masyarakat yang menderita kolesterol, kolesterol
merupakan salah satu penyebab kematian terbesar saat ini. Oleh
karena itu masyarakat beralih pada makanan yang rendah
kolesterol seperti tahu. Namun masyarakat memandang tahu itu
sebagai makanan yang tidak menarik dari rasa maupun bentuknya. Padahal, begitu
banyak manfaat yang dikandung oleh tahu seperti menghambat proses penuaan dini,
mengandung protein nabati, dan mencegah kanker payudara. Disini kami membantu
masyarakat untuk mencegah maupun menimalisir resiko penyakit kolesterol.
D. Tujuan
a. Mendapatkan keuntungan dari produk ini
b. Membudayakan makanan sehat
c. Membuat produk makanan yang mempunyai inovasi baru dan disukai seluruh
kalangan masyarakat
E. Potensi Bisnis
Produk ini memiliki peluang bisnis yang
cukup menjanjikan. Karena makanan ini sangat dikenal dan harganya yang ekonomis
serta dapat dinikmati oleh semua kalangan. Nugget tahu ini mampu bertahan
selama kurang lebih satu bulan (disimpan di freezer).
BAB II
PEMBAHASAN
A. ANALISIS SWOT
1. Faktor Internal
1) Strength (Kekuatan)
a. Keunggulan produk
Kami menawarkan suatu produk makanan sehat dengan harga yang ekonomis dan
rasa yang lezat.
b. Kreativitas
Kami menawarkan kreativitas baru dalam mengolah tahu dengan mengabungkan
berbagai rasa nuggettahu yang menarik, yaitu rasa ayam, daging dan sayuran.
c. Bahan baku mudah di dapat
Bahan baku pembuatan nugget tahu ini tersedia banyak dan mudah di dapat
serta harganya terjangkau. Serta jenisnya beraneka ragam sehingga dapat
meningkatkan pilihan rasa.
2) Weakness (Kelemahan)
a. Belum memiliki cukup pengalaman
Pengalaman untuk memulai usaha yang masih sangat minim merupakan suatu
kelemahan yang harus diatasi.
b. Kurangnya Sumber Daya Manusia
Keterbatasan sumber daya manusia sebagi produsen atau pembuat nugget tahu.
Kurangnya keterampilan kami dalam proses pembuatan nugget tahu itu sendiri.
2. Faktor Eksternal
1) Opportunities (Peluang)
a. Banyaknya konsumen
Banyaknya masyarakat yang menggemari berbagai macam variasi nugget, karena
nugget merupakan makanan yang sudah siap dan mudah diolah. Dengan adanya nugget
tahu ini akan menambah variasi nugget dan menawarkan cita rasa baru bagi
masyarakat pada umumnya.
b. Sistem pemasaran
Pemasaran yang akan kami lakukan cukup mudah. Kami akan memasarkannya
dilingkungan kampus dan tempat tinggal.
2) Threats (Ancaman)
Salah satu bentuk ancaman yang dikhawatirkan bias terjadi adalah keacuhan
konsumen.
Terkadang masyarakat kurang tertarik terhadap makanan yang di buat dari
bahan sederhana seperti tahu dan gaya konsumsi masyarakat saat ini di kuasai
oleh makanan-makanan modern, siap saji, dan dari bahan-bahan import.
STRATEGI SWOT
|
Strength
a. Keunggulan produk
b. Keterampilan
dan keahlian
c. Bahan baku
mudah di dapat
|
Weakness
a. Belum memiliki cukup
pengalaman
b. Kurangnya Sumber Daya
Manusia
|
Opportunity
a. Banyaknya konsumen
b. Sistem pemasaran
|
a. Melakukan program promosi
jitu
b. Meningkatkan produksi
|
c. Melakukan latihan
terus-menerus
d. Belajar berbisnis dengan
segala fasilitas yang ada dan menjalin koneksi seluas-luasnya.
|
Threat
a. Keacuhan konsumen
|
a. Melakukan promosi kepada
konsumen yang sekiranya tertarik dengan produk kami.
b. Menawarkan keuntungan yang
didapat dengan membeli produk kami
|
a. Memperbaiki sistem
manajemen
b. Meningkatkan promosi
c. Menjaga kualitas produk
|
B. PERENCANAAN BISNIS
1. Sasaran dan Target Pasar
Sasaran
kami adalah seluruh masyarakat dari segala usia. Untuk itu kami memulai promosi
dari daerah sekitar tempat tinggal kami serta melakukan promosi pada rekan
mahasiswa di kampus, karena kami menganggap promosi akan lebih efektif jika
terjadi dalam suatu kelompok.
Untuk itu, kami menggalakkan promosi di
berbagai media social, seperti facebook, twitter, blog, dll. Hal ini kami
maksudkan untuk memberi kemudahan dalam pemesanan dan pembelian produk kami.
2. Pembiayaan
1. Biaya Tetap (Fixed cost)
Di bawah ini sedikit alat yang kami
gunakan:
No
|
Nama Barang
|
Jumlah Barang
|
Harga Satuan
|
Jumlah Harga
|
1
|
Kompor gas
|
1 buah
|
Rp.100.000
|
Rp.100.000
|
2
|
Tabung gas
|
1 buah
|
Rp.150.000
|
Rp. 150.000
|
3
|
Kukusan
|
1 buah
|
Rp. 75.000
|
Rp. 75.000
|
4
|
Mesin giling
|
1 buah
|
Rp.120.000
|
Rp. 120.000
|
TOTAL
|
Rp. 445.000
|
|||
2. Biaya Variabel (Variable cost) - Per Produksi
Nama Barang
|
Jumlah Barang
|
Harga
|
Tahu
|
500gr
|
10000
|
Susu cair
|
2 sdm
|
1000
|
Telur ayam
|
3 butir
|
4500
|
Tepung sagu
|
50 gr
|
3000
|
Tepung maizena
|
50 gr
|
3000
|
Bawang merah (haluskan)
|
10 siung
|
3000
|
Garam
|
1 sdm
|
500
|
Merica bubuk
|
1 sdt
|
500
|
Gula pasir
|
1 sdt
|
2500
|
Kaldu bubuk rasa ayam
|
1 bks
|
500
|
Margarine
|
2 sdm
|
1500
|
Sasa
|
½ sdt
|
500
|
Bawang putih (haluskan)
|
5 siung
|
1000
|
Panir
|
||
Telur
|
1 butir
|
1500
|
Tepung roti
|
200 gr
|
5000
|
Minyak goreng
|
½ ltr
|
3000
|
Saus tomat
|
Secukupnya
|
1500
|
Jumlah Harga
|
Rp. 42.500
|
3. Biaya Total
§ Biaya
total = Variable
cost + Fixed cost
= Rp. 42.500 + Rp. 445.000
= Rp.
487.500
4. Biaya dan Harga Per Unit
§ Biaya tetap yang
dibutuhkan untuk 1 kali produksi adalah Rp. 445.000 : 8 Kali =
Rp. 56.000
§ Total biaya produksi
yang dikeluarkan per produksi = Rp 56.000 + Rp 42.500 =
Rp 98.500
§ Biaya per unit adalah
Total biaya produksi dalam 1 kali produksi : jumlah produk yang dihasilkan per
bulan Rp. 98.500 : 60 buah = Rp. 1.700
§ Harga jual per buah
Rp 2.000
5. Modal Awal
§ Modal
awal = Total Biaya Tetap + Biaya
Variabel untuk 1 kali produksi
=
Rp 445.000 + Rp 42.500
=
Rp 487.500
6. Analisis Titik Impas (Break Even Point)
§ BEP harga =
Total biaya produksi untuk 1 kali produksi : Produksi
= 42.500 : 60 buah = Rp.
1.700
§ Harga jual per unit
Rp 2.000
BEP produksi = Total biaya
produksi untuk 1 kali produksi : Harga per unit
= Rp 42.500 : 2.000 = 22 buah
Jadi, untuk mencapai titik impas maka dalam 1 buah nugget yang harus
terjual adalah 22 buah dengan harga per buah adalah Rp 2.000
7. Analisis Keuntungan
§ Pendapatan : Nugget
yang terjual x harga jual = 60 x Rp 2.000
= Rp. 120.000
§ Total biaya produksi
dalam 1 kali produksi : Rp. 42.500
§ Keuntungan =
Pendapatan –Total biaya produksi
= Rp 120.000 – Rp 42.500
= Rp 77.500
Jadi, keuntungan yang diperoleh dengan menjual 60 buah nugget dengan
harga Rp 2.000 per buah dalam 1 kali produksi adalah Rp
77.500
8. Pengembalian Modal
Total biaya Produksi : Laba usaha =
Rp 487.500: Rp 77.500
= 6 kali produksi
Jadi modal akan kembali dalam jangka waktu 6 kali produksi.
C. STUDI KELAYAKAN
1. Lokasi
Pembuatan nugget tahu ini dilakukan di Jalan
Lagoa Kanal, Priok Jakarta Utara. Lokasi ini cukup strategis karena berdekatan
dengan lingkungan masyarakat. Selain itu, pembeli bisa datang langsung
melihat-lihat proses produksi dan dapat memesan langsung.
2. Sarana dan Prasarana
Selain menggunakan rumah produksi, kami
juga memanfaatkan berbagi media soaial seperti, blog, facebook, twitter dan
lain sebagainya. Semua sarana ini dilengkapi dengan prosedur atau tata cara
membuat nugget tahu.
3. Sumber Daya Manusia
Untuk usaha awal, sumber daya manusia yang
tersedia terdiri dari Sembilan orang yang bertanggung jawab sebagai manager,
bendahara, penanggung jawab produksi, dan bagian pemasaran. Setiap sumber daya
manusia yang kami miliki memeliki keahlian d bidangnya masing. Sehinga
diharapakan dapat menjaga kualitas produk, memberikan pelayanan yang baik
kepada konsumen, dan mampu bersaing di pasaran.
D. REAL BUSINESS PLAN
1. Rencana Manajemen
1. Strategi
pemasaran
Telah banyak jenis nugget yang bisa
dijumpai di berbagai pusat perbelanjaan, seperti pasar, departement store dan
mall. Namun dari sekian banyak tempat perbelanjaan seperti itu membuat lebih
banyak pilihan dan kurang real karena tidak bisa mencoba dan memadupadankan
dengan selera yang sesuai dengan konsumen. Oleh sebab itu, masyarakat harus tau
tentang keberadaan produk kami. Untuk itu, kami telah menyusun strategi
pemasaran. Tahapan-tahapannya sebagai berikut:
a. Pengembangan produk
Nugget memang telah banyak dijumpai di
berbagai pusat perbelanjaan. Namun kami memberikan rasa yang berbeda dan tampak
lebih menarik serta lebih unik dengan bahan-bahan yang baru. Nugget tahu ini
akan menambah cita rasa baru di dunia kuliner. Dengan adanya nugget tahu,
diharapkan akan menambah variasi nugget baru.
b. Pengembangan wilayah pemasaran
Area pemasaran utama adalah di sekitar
daerah tempat tinggal kami. Contohnya di kalangan remaja. Promosi dilakukan
melalui kelompok-kelompok kecil sampai pada tingkat yang lebih tinggi.
c. Kegiatan promosi
Promosi merupakan bagian dari proses
pemasaran. Promosi sangat mempengaruhi kelancaran dan keberhasilan suatu usaha.
Kami melakukan promosi produk kami pada tahap awal melalui mulut ke mulut.
Selanjutnya dilakukan juga promosi melalui media sosial yang kini marak di
dunia maya.
2. Strategi
Produksi
Kami memproduksi nugget yang belum ada
dipasaran. Kami juga memberikan pilihan bentuk nugget tahu yang menarik kepada
konsumen. Kami berusaha menciptakan suatu pembaharuan di dunia makanan
khususnya nugget. Proses produksi kami tidak dilakukan sewaktu-waktu saja.
Namun berjalan terus menerus selama ada waktu luang.
3. Strategi
Penetapan Harga
Harga merupakan suatu variabel yang
mempunyai peranan penting dalam dunia bisnis. Harga menunjukkan level dari
suatu produk juga menjadi acuan tentang bagaimana produk itu seharusnya bila
dilihat dari harganya. Harga yang kami tawarkan di sini, kami sesuaikan dengan
sasaran kami yaitu para masyarkat menengah ke bawah. Harga kami sesuaikan
dengan bahan dan berbagai variable lain. Kami akan mengutamakan kualitas
makanan, dan tidak hanya berfokus mengambil keuntungan semata.
4. Rencana
Pengembangan Produksi
Rencana-rencana pengembangan produksi kami
antara lain:
a. Memperluas wawasan dibidang
makanan khususnya nugget
b. Menemukan dan menciptakan cara
terbaru dalam membuat nugget
c. Memperluas berbagai cita rasa
nugget
d. Meningkatkan produksi
6. Analisis resiko usaha dan
antisipasinya
B. Struktur Organisasi
BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan
Nugget tahu merupakan suatu jenis makanan
yang kami buat dengan memberikan variasi rasa dan bentuk yang unik serta baru.
Produk kami ini bertujuan membantu masyarakat untuk lebih sering mengonsumsi
tahu dalam sehari-hari. Karena, tahu dapat menurunkan kadar kolesterol,
mencegah kanker payudara, serta mencegah penuaan dini pada masyarakat. Proses
pemasaran pada tahap awal kami lakukan melalui mulut ke mulut, lalu tahap
selanjutnya dilakukan melalui media sosial seperti blog, facebook, twitter. Harga
yang kami tetapkan cukup terjangkau oleh masyarakat menengah ke bawah. Kami
juga menyediakan pelayanan pemesanan nugget.
B. Saran
Produk kami mengutamakan kepada unsur
kesehatan yang terkandung di dalamnya. Sehingga membedakan nugget yang sudah ada
dipasaran dengan nugget produk kami. Oleh karena itu, keterampilan dan keahlian
menjadi sangat penting dalam produksi kami.

