Kamis, 15 Desember 2016

Ilmu Pengantar Ekonomi - Semester 1

BAB 1
PENDAHULUAN

A.         Pengertian Ekonomi
Ekonomi berasal dari bahasa Yunani yaitu Oikos dan Nomos. Oikos artinya rumah tangga dan Nomos artinya mengurus atau mengatur, yang diartikan agar dapat mengatur kebutuhan secara optimal dalam usaha mencapai kemakmuran yang di ibaratkan seperti rumah tangga.

1.      Konsep Dasar Ekonomi.
Ilmu ekonomi sering dikaitkan dengan uang. Ilmu ekonomi mempelajari perilaku individu dan masyarakat dalam menentukan pilihan untuk menggunakan sumber daya-sumber daya yang langkah (dengan dan tanpa uang), dalam upaya meningkatkan kualitas hidupnya.
      a.        Kelangkaan ( Scarcity )
      b.       Pilihan-pilihan ( Choice)
      c.        Biaya Kesempatan (Opportunity Cost )
                                                              
2.      Problem-problem Ekonomi.
Masalah ekonomi  adalah masalah pilihan alokasi sumber daya yang langkah. Pokok masalah ekonomi ada tiga yaitu: Produksi, Konsumsi, Distribusi.           
         a. What, Barang Apa Yang Harus Di Produksi dan Berapa Banyak ?
         b.  How, Bagaimana Cara Memproduksinya ?
c.  Who, Untuk Siapa Barang dan Jasa Diproduksi ?

3.      Barang dan Jasa
Barang adalah benda-benda yang berwujud yang dapat digunakan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan atau menghailkan benda lain yang akan memenuhi kebutuhan masyarakat lain.

     a.      Barang Ekonomi dan Barang Bebas
Barang ekonomi adalah barang yang terbatas jumlahnya (langka) dan memerlukan pengorbanan untuk memperolehnya. Sedangkan Barang bebas adalah barang yang tersedia dalam jumlah yang melimpah (tidak langka) dan tidak memperlukan pengorbanan untuk memperolehnya .

      B.      Barang Akhir, Barang modal, dan Brang Antara
Barang akhir (final good) adalah barang yang dihasilkan oleh berbagai kegiatan ekonomi dan dapat di gunakan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Barng akhir dibedakan menjadi dua golongan, yaitu:

1.  Barang Tahan Lama (durable good), contonya: mobil,televise, lemari es, perabotan rumah tangga.
2. Barang Tidak Tahan Lama (non-durable good), contohnya: makanan segar, buah-buahan, sayur-sayuran.

Barang modal (capital good) adalah Kebutuhan barang yang dapat digunakan secara tidak langsung, melainkan dapat menghasilakan barang-barang lain. Contoh: mesin traktor, bangunan pabrik, dll.
Barang antara (intermediate good) adalah barang-barang setengah jadi yang akan dip roses lagi sebelum dapat digunakan oleh konsumen.
4.      Mengapa Belajar Ilmu Ekonomi ?
Case dan Fair (1996) memberikan pandangan tentang  bebrapa manfaat dari studi ekonomi Sebagai berikut:
a.       Memperbaiki cara berpikir yang membantu dalam pengambilan keputusan
b.      Membanty memahami masyarakat
c.       Membantu memahami masalah-masalah international (global)
d.      Bermanfaat dalm membangun masyarakat demokrasi.

5.      Metodologi Ilmu Ekonomi
a.      Teori Ekonomi
Ilmu ekonomi menaruh perhatian besar terhadap kemampuan member penjelasan dan prediksi atas gejala-gejala yang di amati. Teori adalah pernyataan atau sekumpulan pernyataan tentang sebab-akibat, aksi-reaksi.
b.      Model Ekonomi
Model ekonomi dapat di presentasikan secara verbal (menggunakan kata-kata), diagramatis, dan matematis. Variable adalah ukuran yang nilainya dapat berubah dari wkatu kewaktu dan dari observasi-keobservasi.
Prinsip Dari model siklus lingkaran kegiatan ekonomi kita melihat interaksi sector rumah tangga dan sector perusahaan, sebagai berikut:

·         Sektor rumah tangga memberikan factor produksi yang dibutuhkan dunia usaha untuk produksi, salah satunya adalah kesediaan untuk bekerja (tenaga kerja). Atas faktor-faktor produksi yang diberikan, sector perusahaan memberikan balas jasa, misalnya upah dan gaji. Faktor-faktor produksi yang dibeli sektor perusahaan diproses menjadi output berupa barang dan jasa, yang dijual kesektor rumah tangga. Selain tenaga kerja, faktor-faktor lainnya yang dimiliki sector rumah tangga adalah modal (diberi balas jasa berupa jasa atau dividen), dan tanah (diberi sewa). Sector rumah tangga membeli barang yang ditawarkan sector perusahaan dengan menggunakan pendapatan mereka.
Keterangan :
·         Garis A : Tejadinya aliran penawaran faktor produksi
·         Garis B :  Tejadinya Aliran penerimaan sektorrumah tangga
·         Garis C : Tejadinya Aliran arus barang dan jasa
·        Garis D : Tejadinya Arus konsumsi barang dan jasa yang merupakan arus              pendapatan    
   Perusahaan.

a.            Metode Deduktif dan Induktif
Metode deduktif adalah metode pengambiloan kesimpulan untuk hal-hal khusus berdasarkan kesimpulan yang bersifat umum. Berdasarkan teori Adam Smith (klasik), perekonomian tidak akan pernah mengalami masalah dan berlarut-larut karena ampuhnya mekanisme pasar. John Meynard Keynes, ekonom inggris yang menjadi bapak ilmu ekonomi makro.
               
         b. Cateris Paribus dan Fallacy of composition
Dalam analisis ekonomi (hubungan dua variable), harus didasari bahwa kesimpulan yang ditarik berdasarkan asumsi variable-variable lain dianggap tidak berubah.

        c. Ekonomi Positif dan Ekonomi Normatif
Ekonomi positif (positive economis) adalah mengamati dengan kondisi nyata. Pernyatan normative adalah suatu pandangan subjektif atau suatu value judgment.

1.      Ruang Lingkup Ekonomi
Ada empat ukuran efesien yang bias digunakan dalam buku teks ekonomi makro: Output (GNP), dan pertumbuhan (growth), kesempatan bekerja (employment),stabilitas harga (price stability) dan stabilitas kurs (exchange rate stability).
a.     Teori Ekonomi Mikro
Berdasarkan pada corak dan ruang lingkup analisisnya, teori ekonomi mikro diartikan sebagai “ bagian dari ilmu ekonomi yang menganalisis mengenai bagian-bagian kecil dari keseluruhan kegiatan perekonomian. Ada tiga aspek penting yang dianalisis teori ekonomi mikro diantaranya sebagi berikut.

1)      Interaksi di Pasar Barang.
Pasar dalam pengertian ekonomi tidak berwujud secara fisik; pasar merupakan per-temuan antara permintaan (demand) dan penawaran (supply), atau mempertemukan penjual dan pembeli suatu barang.
2)      Tingkah Laku Pembeli dan Penjual
Dalam analisis teori ekonomi mikro bertitik tolak dari dua asumsi. pertama:  pembeli dan penjual menjalankan kegiatana ekonomi secara rasional.
Kedua: pembeli berusaha memaksimumkan kepuasan yang yang mungkin dinikmatinya, sedangkan penjual memaksimumkan keuntungan yang akan di perolehnya dari kendala-kendala yang ada.
3)      Interaksimdi Pasar Faktor produksi
Individu dalam perekonomian adalah faktor-faktor produksi. Dimana pendapatan yang dia dapatkan dari menawarkan faktor-faktor produksi, selanjutnya digunakan untuk membeli barang dan jasa yang mereka butuhkan.

b.     Teori Ekonomi Makro
Ekonomi makro mengalisis keseluruhan kegiatan perekonomian, bersifat global dan tidak memperhatikan kegiatan ekonomi yang dilakuakn oleh unit-unit kecil dalam perekonomian.
Ada beberapa aspek yang di analisis teori ekonomi makro, antara lain adalah sebagai berikut :
1)      Penentuan Tingkat Kegiatan Perekonomian Negara.
Tingkat kegiatan perekonomian ini ditentukan oleh pengeluaran agregat dalam perekonomian , yang meliputi:
1)       Pengeluaran rumah tangga atau konsumsi rumah tangga
2)       Pengeluaran rumah tangga
3)       Penegluaran perusahaan atau investasi, serta
4)       Ekspor dan impor.

2)      Pengeluaran Agregat.
       Idealnya penegluaran agregat mencapai tingkat yang diperlukan untuk mewujudkan kesempatan kerja penuh (full employment) tanpa menimbulkan inflasi, meskipun dakam praktiknya tujusn ini sulit dicapai.

3)      Mengatasi pengangguran dan inflasi.
        Kebijakan moneter adalah langkah pemerintah dalm mempengaruhi  jumlah uang beredar (money supply) dalam perekonomian atau mengubah suku bunga dengan tujuan mengatasi masalah perekonomian  yang dihadapi.
Kebijakan fiskal adalah langkah-langkah pemerintah mengubah struktur dan jumlah pajak serta pengeluarannya dengan maksud untuk mempengaruhi tingkat kegiatan perekonomian.

2.      Perkembangan Teori Ekonomi Mikro-Makro
         a. Teori Ekonomi Mikro Sebagai teori Ekonomi Klasik
          Awal perkembangan  ilmu ekonomi modern di mulai pada saat Adam Smith (1723-1790) menerbitkan bukunya yang berjudul An Inquiri into the Nature and Causes of the wealth of Nations, yang kemudian dikenal sebagai Wealth Of Nations (1776). Sebab di dalam buku tersebutlah Smith merintis pemikiran baru tentang analisis ilmu ekonomi dengan melepaskannya dari teori moral dan teologis.
             
        b. Revolusi Keynes: Lahirnya Teori Ekonomi Makro
           Untuk analisi keseimbangan umum (general equilibrium), digunakan model walras (Walrasian economics). Seorang ekonom Inggris , John Maynard Keynes, melontarkan pendapat untuk memperbaiki pendapat untuk memperbaiki keadaan melalui bukunya The General Theory of Employment, Interes and Money, yang terbit tahun 1936.



3.      Sistem Perekonomian
    Perekonomian di dumia berbeda-beda. Secara garis besar system perekonomian di berbagai Negara dibagi menjadi 3 kelompok, antara lain:
       a.  Sistem Ekonomis Kapitalis
     System ekonomi yang mengakui hak-hak swasta  alat-alat produksi guna               mencari laba dalam persaingan

       b. Sistem Sosialis
     Sistem ekonomi yang mengutamakan kepentingan rakyat.

      c. Sistem Komunis / Sistem Pasar Bebas System ekonomi dimana pemerintah            sama sekali tidak bercampur tangan dan tidak berusaha mempengaruhi                  kegiatan   ekonomi masyarakat seluruh sumber daya yang tersedia dimiliki dan      dikuasai oleh masyarakat.



                                                           BAB 2
                          PERMINTAAN, PENAWARAN
                                DAN KESEIMBANGAN
              Quesnay merupaan toko utama kelompok psykokrat, yaitu kelompok yang merintis analisis ekonomi dengan penedekatan ilmu Alam (Sciences). Pasar dalam pengertian ilmu ekonomi adalah pertemuan permintaan dan penawaran. Mekanisme pasar adalah proses penentuan tingkat harga berdasarkan kekuatan permintaan dan penawaran.

    1. PERMINTAAN /DEMAND
a.       Fungsi permintaan
Fungsi permintaan adalah permintaan yang dinyatakan dalam hubungan matematis dengan faktor-faktor yang mempengaruhinya.
b.      Faktor-faktor yang Mempengaruhi Permintaan
Yang mempengaruhi permintaan suatu barang
1)      Harga Barang itu sendiri
Hukum permintaan yang menyatakan, “ Bila harga suatu barang naik, cateris paribus, maka jumlah barang itu yang diminta akana berkurang, dan sebaliknya.
2)         Harga Baranag yang Terkait
Keterkaitan dua macam barang dapat bersifat subtitusi (pengganti) dan bersifat komplemen (penggenap).
3)         Tingkat Pendapatan Perkapita
Tingkat pendapatan perkapita dapat mencerminkan daya beli. Makin tinggi tingkat pendapatan, daya beli makin kuat, sehingga permintaan suatu barang meningkat.
4)          Selera atau Kebiasaan
5)         Jumlah Penduduk
Maikin Banyak Jumlah Penduduk, semakin banyak permintaan suatu barang.
6)         Perkiraan Harga di Masa Mendatang
Bila kita memperkirakan harga barang akan naik dimasa mendatang , adalah lebih baik memebeli barang iti sekarang, sehingga mendorong orang untuk membeli lebih banayak saat ini guna menghemat belanja di masa mendatan.
7)         Distribusi Pendapatan
Tingkat pendapatan perkapita menimbulkan efek perekonomian. Jika pendapatan buruk, berarti daya beli melemah, sehingga permintaan suatu barang menurun.
8)      Usaha-usaha produsen meningkatkan Penjualan
Faktor yang mempengaruhi permintaan.
-            +/-       +         +          +          +          +        +
                    DX = f (Px, Py, Y/cap, sel, pen, Pp, Ydist, prom
 Dimana :   DX             = Permintaan akan barang
                              PX                   = Harga X
                              Py                    = Harga Y (barang substitusi atau komplemen)
                              Y/cap                = Pendapatan Perkapita
                          Sel                   = Selera atau kebiasaan
                          Pen                 = Jumlah penduduk
                          Pp                   =Perkiraan harga X periode mendatang
                          Ydist                = Distribusi pendapatan
                          Prom               = Upaya p rodusen meningkatkan pemjualan (promosi).

Dx adalah variable tidak bebas (dependent variable), karenabesar nilainya ditentukan oleh variable-variable lain, yaitu yang berada di sisi kanan persamaan (2.1). variable ini disebut varuable bebas (independent variable), karena besar nilainya tidak tergantung besarnya nilai variable.
      
       Tanda positif (+) dan negative (-) menunjukan pengaruh masing-maing variable bebas terhadap permintaan akan barang X. tanda positif menunjukan hubungan searah, sedangkan tanda negative menunjukan hubungan terbalik. Misalnya, pertambahan jumlah penduduk (pen) akan meningkatkan permintaan akan barang X. sementara jika harga X (Px) naik, permintaan akan barang akan turun.
                  Persamaan (2.1) dapat disusun dengan lebih sederhana menjadi persamaan (2.2)
-            +/-         +
   Dx = f (Px,Py,Y/Cap)…………………………………………………………….(2.2)

Tanda-tanda positif atau negative dapat ditulis dalam persamaan matematis ðDx/ðPx <  0 (jika harga X naik, permintaan akan X turun, atau sebaliknya), ðDx/ðPy > 0 (jika harg barang substitusi X naik, permintaan X akan naik, begitu sebaliknya).

c.       Skedul dan Kurva Permintaan
Skedul permintaan adalah daftar hubungan antara harga suatu barang dengan tingkat permintaan barang tersebut.
Misalnya, fungsi permintaan beras di kota bekasi perbulan merupakan fungsi linier berikut ini,
                                                        
Qd = 10 - 10P ……………………………………………………………(2.3)

Keterangan :     d = Permintaan akan beras (dalam ribu ton)
                            P           = Harga beras perkilo gram (dalam rupiah)




Selanjutnya skedul permintaan diatas, dapat digambarkan dalam bentuk kurva permintaan dua dimensi di bawah ini.

Keterangan :   Qd = Permintaan akan beras (dalam ribu ton)
                             P   = Harga beras per kilogram (dalam rupiah)

Sudut (alfa) mempunyai derajat kemiringan (slope) sebesar ðQð/Ðp -10 (minus sepuluh), yang mempunyai arti jika harga beras berubah 1 unit maka permitaan akan beras berubah 10 unit yang berlawanan.

a.      Perubahan jumlah barang di minta dan perubahan permintaan
Pergerakan permintaan sepanjang kurva permintaan  (movement along demand curve). Berikut ini adalah contoh pergerakan permintaan sepanjang kurva permintaan.


Keterangan :   Qd = Permintaan akan beras (dalam ribu ton)
                             P   = Harga beras per kilogram (dalam rupiah)
Jika pendapatan menrun, kurva permintaan bergeser sejajar kearah kiri.


                                                                  
e.         Kasus Pengecualian
1)       Barang yang memiliki unsure spekulasi
2)       Barang Prestise
3)       Barang Giffen

1.      PENAWARAN / SUPPLY
a.       Faktor-faktor yang mempengaruhi penawaran
1)      Harga barang itu sendiri
2)      Harga barang lain yang terkait
3)      Harga faktor produksi
4)      Biaya produksi
5)      Teknologi produksi
6)      Jumlah pedagang/penjual
7)      Tujuan perusahaan
8)      Kebijakan permintaan
b.      Fungsi penawaran
            Adalah penawaran yang dinyatakan dalam hubungan matematis dengan faktor-faktor yang mempengaruhinya.
+          +/---         +          +        +/-        +

SX = f(Px, Py, Pi, C,tek , ped,tuj, kebij)……………………………..(2.4)

Keterangan:                  Sx    = penawaranbarang X                                                         Ped         = jumlah pedagang/penjual
                Px    = harga X                                                                               Tuj           = Tujuan perusahaan
                Py    = harga y (barang subtstitusi atau komplemen)              Kebij       = kebijsksn pemerintah
                Pi     = harga input
                C      = biaya produksi
                Tek  = teknologi produksi
Tanda posotif (+) dan negative (-) menunjukan pengaruh masing-masing variable bebas terhadap penawaran akan barang X .
Misal fungsi penawaran mobil adalah:

Qs = -40 + 5P………………………………………………………………..(2.5)

Keterangan :         Qs = jumlah mobil yang ditawarkan (ribu unit)per tahun
                                 P   = Harga mobil perunit (puluh juta per unit)

 Kurva Penawaran bergeser (shifting) dari So ke S1.



Keterangan :                 S0/1 = Shifting

a.       Kasus ekonomi
            Tabel berikut menunjukkan jumlah jam yang ingin digunakan untuk bekerja (penawaran akan tenaga kerja) pada berbagai tingkat upah per jam yang berbeda-beda)                            
            
 Dari data diatas dapat kita buat titik-titik antara dua variable serta kemudian menghubungkan titik-titiknya yang membentuk suatu garis sebagaimana tampak dalam Diagram 2.5.

   1.      Harga Keseimbangan/Equilibrum
          Harga keseimbangan adalah  harga dimana konsumen maupun produsen sama-sama tidak ingin menambah atau mengurangi jumlah yang dikonsumsi atau yang dijual. Cara menghitung keseimbangan bias dilakukan dengan dilakukan cara lain : persamaa Matematik dengan Tabel Grafik.

1.       Persamaan Matematik
      Keseimbangan bias dihitung dengan persamaan matematik yaitu fungsi permintaan (Qd) = fungsi penawaran (Qs), dari persamaan tersebut dapat diketahui berapaharga keseimbangan(Price equilibrium) dan berapa jumlah barang yang dijual belikan.

Contoh: Kasus Pasar Mobil Avanza
                        Permintaan :      Qd    =  200-10P
                                                QS     =  -40 +5p
Dimana         Q d, Qs  =  ribu unit per tahun
                        P        =  puluh juta rupiah per unit
Keseimbangan pasar  :
                        Syarat  :                   Q d         =  Qs
                                             200 – 10P          = -40 + 5p
                                                        240         = 15P
                                                        P             = 16
                                                        Q d         = 200 – 10(16)  = 40
                                                        Qs          =  -50 + 5(16)    =40


1.      Keseimbangan dengan Angka/ Tabel
Di dapati ada tiga keadaan , pertama adalah  keadaan kelebihan penawaran. Kedua adalah harga yang ditawarkan penjual sama dengan yang diminta pembeli. Ketiga adalah keadaan kelebihan permintaan.


Dari hal di atas dapat disimpulkan bahwa syarat untuk mencapai keseimbangan adalah jumlah yang ditawarkan sama dengan jumlah yang diminta.

1.      Keseimbangan dengan grafik
Untuk menunjukan harga dan jumlah arah yang akan di perjual belikan ditentukan dipasar adalah dengan gambar grafik.
Keterangan :                titik E = penawaran saling berpotongan.
                                                       Perpotongan itu berarti permintaan sama dengan penawaran, dan dengan 
                                                       demikian keadaan keseimbangan tercapai.

4.   PENGARUH PERUBAHAN PERMINTAAN DAN PENAWARAN KE
      ATAS KESEIMBAGAN
                      Terdapat empat kemungkinan perubahan/ pergeseran kurva permintaan dan penawara, yaitu:
i.                     Permintaan Bertambah (kurva permintaan bergeser ke kanan )
ii.                    Permintaan berkurang (kuva permintaan bergeser ke kiri)
iii.                  Penawaran bertambah (kurva penawaran bergeser ke kanan)
iv.                  Penawaran berkurang (kurva penawaran bergeser ke kiri.

a.       Perubahan permintaan atau penawaran



Keterangan : Dari E ke E dan berarti harga turun dari P menjadi P1 dan jumlah yang diperjual belikan Bertambah
Dari  Q ke Q1.

Berdasarkan kepada dua contoh ini seterusnya dapat pula dibuat dua kesimpulan berikut :
i. pengurangan permintaan (kurvapermintaan bergeser ke kiri) menyebabkan harga turun dan jumlah barang  yang diperjual belikan berkurang.

ii. Pengurangan penawaran (kurva penawaran bergeser ke kiri) menyebabkan harga naik dan jumlah barang yang di perjual beliakan berkurang.



b.    Penawaran serentak permintaan dan penawaran




Keterangan :                    SS = penawaran barang
                                           E = keseimbangan
                                           P = tingkat harga
                                           Q = Jumlah barang yang di jual
















Tidak ada komentar:

Posting Komentar